"...kasih mengalahkan segalanya..."
Maut menjemputmu tujuh tahun yang lalu, dalam tugas menyelami birunya lautan. Kebersamaan tiga tahun kita kandas begitu saja, tenggelam bersama dalamnya laut yang kau selami. Hancur tidak terkatakan hatiku ketika itu. Kau yang pergi tanpa pesan apapun, tanpa tanda yang berarti... Teringat keluh kesah yang kau katakan semalam sebelum ajalmu, lewat telepon kau bilang, bahwa kau capek sekali... Huff, ternyata aku pun menjawab dengan mudahnya, "Ya sudah, istirahat aja... Ga papa kok..!"
Kakak kelas yang sangat ku cintai, yang terkadang menjengkelkan dan kerap kali menyulut cemburu. Yang selalu mengganggu dengan keusilan dan celotehannya yang khas... "Sayaaaang..!" kata terakhirnya yang selalu ku ingat dan terngiang-ngiang di telinga. Sosok putih yang tinggi, yang selalu ingin ku lihat setiap saat kala itu. Mengisi hari-hari berat dalam mengemban ilmu di bangku kuliah, membuat sejenak melupakan letihnya raga dan pikiran. Tidak ku sangka Tuhan memberikan jalan seperti ini untuk kita lalui... Pedih dan berat untuk ku lalui.
Perjalanan terakhir kita, Jakarta - Cilacap - Jakarta, menghadiri pernikahan kakak kandungmu. Semua keluargamu sangat bersuka cita, termasuk aku juga, karena beberapa pertanyaan yang terlontar dari keluarga besarmu..."Kalau Santo kapan mau 'nyusul' mbak Wiwid nih...?" tersipu gembira mendengarnya. Merasa sudah dikenal keluarga besarmu dan memperoleh dukungan untuk selalu bersama. Wuihhh, ge-er mode on. Kita sempet foto berdua di pelaminan kakakmu, ya..., foto berdua kita yang terakhir. Masih ku ingat perjalanan kembali ke Jakarta dengan KA Purwojaya malam itu, sepertinya dirimu sangat lelah... Tidak banyak bicara, hanya tidur dengan pulasnya. Tumben. Tapi aku tidak berprasangka buruk apapun, mungkin memang sangat lelah saat itu...
Kekasihku, pujaan hatiku,
ingatlah bahwa aku selalu menyayangimu, mengasihimu...
Sampai saat ini aku masih bisa merasakan sesaknya dada,
berurai air mata, menangis pilu karena merindumu...
Mungkin hanya sekejap saja kita bersama,
Markus Juli Harsanto, dalam kenangan.
Hanya 25 tahun saja usiamu di dunia ini,
10 Juli 1978 - 09 Juli 2003
Meninggal di perairan Teluk Padang - Bali
pada jam 10.30 WITA.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar