Tampilkan postingan dengan label hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hidup. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Juni 2013

tiga puluh enam

Selamat Ulang Tahun, Papi Dodo...

Panjang umur dan sehat selalu ya, biar bisa nemenin Mami terus untuk menjaga malaikat kecil kita, Jeanne...

Jangan patah semangat untuk lebih hebat dan sukses, supaya hidup sejahtera lahir-batin dan bisa mengajak Mami dan Jeanne jalan-jalan ke Eropa atau bahkan keliling dunia...

Lebih kuat dan sabar dalam hidup, karena Papi lah tempat Mami mengadu dan bersandar ketika duka melanda...

Lebih bersyukur dan bijaksana, karena Papi lah tempat Mami mencurahkan seluruh sukacita hidup ini...

Semoga Tuhan menyertai dan selalu melindungi setiap langkah hidup Papi, hidup kita. I love you more, Pi..!!

Peluk cium penuh cinta,
Mami.

Kamis, 24 Januari 2013

Jenna ku...

Senyummu, Nak... Membuat ibu bahagia. Hidup sempurna dengan hadirmu, yang selalu memenuhi relung hatiku, yang selalu menyita detik ini hanya ingin disampingmu kapan pun itu. Tetaplah menjadi malaikat kecilku selalu... Gadis kecil yang sangat ku cintai...

-Jeanne Widosari Usodo-

Rabu, 23 Januari 2013

catatan pagi tadi...




Waktu kembali berputar… menghampiri hidup yang terus berlanjut…  Pagi ini cuaca cerah, udara pun segar.  Rutinitas pagi pun terlaksana, sampai ketika ada celoteh kecil terdengar merintih…  “Maammmiiii…!”   Tepat setelah masakan matang, sarapan tersedia, bekal sekolah si kecil selesai disiapkan.  Aktivitas terhenti sementara, diri terfokus pada sumber suara yang memanggil.  Jeanne, malaikat kecilku!  Sudah hari ketiga dia batuk.  Kemaren malah tidak bersekolah karena kondisi tubuh yang melemah…  Kasihan.  Pikirku, aaah…, selagi mentari pagi bersahabat, sangat sehat untuk menghujani tubuh mungilnya dengan pancaran sinar hangat yang tumpah ke bumi pertiwi ini…  Dengan lantunan doa dalam hati, semoga anakku cepat sembuh yaa…  Akhirnya, ku gendong dia ke depan rumah, untuk menikmati hangatnya sapaan sang mentari pagi.  Terima kasih, Tuhan…  Berkatmu yang hangat pagi ini, semoga dapat segera memulihkan kesehatan anakku…
Seperti tidak mau lepas dari pelukan, Jeanne nyaman sekali dengan gendongan ini.  Bobot tubuhnya yang semakin berat, seiring dengan umur dan tumbuh kembangnya, membuatku tidak dapat terlalu lama memanjakannya.  Entah apa yang terlintas dalam benak gadis kecil cantik ini, sambil menghujani wajahku dengan kecupan bertubi-tubi, dia seperti mencurahkan perasaannya…
 

Mami…, aku sukaaa sekali sama Mami…  Aku sayaaaang sama mami.  Aku kepengen mami di rumah terus nemenin aku, papi aja yang kerja, mami main sama aku…  Mami kan sahabat aku…
Speechless sejenak…  Mencoba memahami pikiran dan perasaannya…  Sampai-sampai awalnya tidak sangka, kalau ternyata suami mendokumentasikan momen saya dan si kecil pagi ini.  Terucap doa dalam hati, puji syukur atas anugerah cinta Tuhan kepada keluarga kami melalui buah hati kami ini.  Terima kasih untuk pagi cerah nan indah ini…  Semoga Tuhan selalu melindungi keluarga kecil kami.  Amin.




Senin, 17 Desember 2012

m e d i t a s i


Meditasi memiliki berbagai peran sekaligus fungsi dalam spiritualitas, dapat menjadi sarana untuk menelaah kembali apa yang telah kita alami ataupun sarana untuk menggali pencerahan-pencerahan dan pembaharuan apa yang sekiranya akan kita alami, baik yang direncanakan ataupun tidak.

Pertama, meditasi dapat mengantarkan diri memasuki keheningan batin.  Dimana dalam keadaan batin yang hening ini, kita senantiasa mampu membaca kembali rasa pengalaman hidup kita, yang selanjutnya membawa kita untuk instropeksi diri.  Apabila dengan jujur dan segala kerendahan hati kita mampu melihat diri kita sendiri, dapat dipastikan kita mampu memaknai setiap pengalaman hidup yang datang.

Kedua, melalui meditasi ini kita mampu untuk memproyeksikan pengalaman ke depan apa yang ingin dijalani.  Secara logika, pengalaman-pengalaman hidup yang telah lalu terekam dalam memori kita, ada kejadian berulang atau repetisi, ingatan tentang rasa ketika mengalami kejadian tersebut, serta efek berkelanjutan (sebab-akibat) dari pengalaman-pengalaman tersebut.  Hal-hal ini seperti terulang cepat dalam ingatan dan membuat kesimpulannya masing-masing, apakah kita akan mengulangi kejadian yang sama lagi atau tidak beserta pertimbangan segala resikonya.  Dari sinilah, kita akan mampu memproyeksikan ataupun memprediksikan pengalaman ke depan yang akan terjadi bahkan pengalaman yang ingin kita jalani sesuai dengan apa yang kita pikirkan.

Dan pamungkasnya, niat-niat positif untuk menjalani hidup dalam damai dan dalam cinta selalu menjadi cara paling baik dan aman untuk menikmati kebahagiaan dalam perjalanan kehidupan  spiritual abadi kita.




Take a moment today and purposefully connect with  your Higher Self.  It is the part of you that is always connected with Source.  It is filled with love, compassion and wisdom.  It holds no judgement or fear.  It is you in your purest from of light.
~ Laurel Bleadon-Maffei ~

Inspirasi : Bapak Sony H. Waluyo 


Rabu, 31 Oktober 2012

Nembah Rasa & Mulat Sarira



"Nembah Rasa" & "Mulat Sarira" pada intinya mengajarkan pembiasaan diri untuk merefleksikan semua kejadian ke dalam diri.

Nembah Rasa
dilakukan dengan mencermati setiap rasa pengalaman hidup untuk melihat mana perilaku yang berbuah rasa asem, manis, kecut, dan lainnya, sehingga terlatih kepekaan dalam merasakan pengalaman-pengalaman hidup.

Mulat Sarira
(mengenali diri sendiri), kepekaan dan ketajaman melalui olah rasa akan menjadikan seseorang lebih mudah mengenali dirinya sendiri, yakni apa yang dipikirkan, apa yang dikerjakan dan apa yang dengan sukacita dikerjakan untuk pengembangan potensi diri.

Pengembangan diri dengan rasa suka cita akan membuat orang mencintai berkarya dengan tekun, cermat dan cara indah berseni. Rasa suka cita dalam berkarya juga memudahkan untuk lebih jernih batinnya (karena tidak lagi hobi mengeluh dan marah-marah melainkan suka cita dalam setiap pekerjaannya) yang dengan sendirinya akan menghantarkan pada pembentukan intuisi yang tajam. Intuisi atau hati nurani tak lain adalah bentuk keterhubungan hati/jiwa dengan Kesadaran Ilahi, yang artinya selanjutnya mampu menjalani hidup sehari-hari dan berkarya sebagai bagian dari Maha Karya Agung Penciptaan yang terus-menerus berlangsung tiada berkesudahan.


 
♥ Not everyone “hears” our voices as audible sounds. Many people receive Divine messages through nonverbal means, such as visions, feelings, or a knowingness ♥



Salinan dari tulisan Bapak Sony H. Waluyo...
Terima kasih selalu membawa pencerahan dan inspirasi,
cintai... dan bercahayalah!
~love & light~


Jumat, 05 Oktober 2012

D . I . A



tidak bisa ku lepaskan semua rasa ini. semua ada bercampur aduk. seneng, iya! tapi, sedih juga?? tidak sanggup untuk mengatakannya lagi, kalau yang tumbuh tidak sekedar suka... yang jelas sangat menyesakkan dada! gimana enggak, sepertinya pikiran selalu melayang tertuju kepadanya... bangun tidur ingat, sepanjang hari juga, apalagi malam mau tidur... tak kuasa menampik semua rasa yang datang!

seperti pecinta muda yang akan bertemu kekasihnya, dengan wajah berseri-seri, penuh dengan cahaya dan senyuman... terlebih ketika bercengkerama... tatapan matanya yang menggetar hati, suaranya yang membuat rindu, sentuhannya yang menyejukkan rasa... semua itu membuat diri melayang, tidak sadar harus memijak bumi. aku tahu ini terlarang, tapi sungguh.., aku ingin dia menginginkanku!

kepada siapa aku harus mengakui semua ini? berapa lama lagi aku harus memendamnya? ini seperti bom waktu, yang setiap saat bisa meledak... berhamburan, lebur berantakan... jangan, jangan! aku tidak menginginkan hal itu... aku tidak ingin menyakiti siapa pun... aku tidak tahu harus apa, sementara impian yang bermunculan bertubi-tubi semakin menggila, tak tertahankan...

kata orang, hidup hanya sekali... walaupun aku tidak ingin menyesali semua yang telah lalu, tapi sepertinya aku ingin lari dari kenyataan saat ini... aku takut untuk menerima apa yang terjadi di kemudian hari, tapi aku ingin semua mimpi gilaku itu terwujud... aku menginginkannya atau tidak? tidak tahu, aku bimbang... tidak ada suatu tanda apapun, jalan yang harus ku tempuh. aku hanya diam, tapi aku sangat tersiksa... "waktu"... akankah kau menjawabku?

maafkan aku... aku hanya seorang wanita biasa, yang jauh dari sempurna. maafkan apabila yang ku inginkan adalah bahagia, namun membuatmu menderita... aku ingin terus hidup, sampai aku tahu bahwa aku tidak mampu lagi untuk bermimpi indah! kuatkan aku...


Jumat, 23 Maret 2012

The D - Day! Let's move on!


Hadooh... apalagi ya, apa??? Yang mau diberesin mana dulu nih, kayanya yang itu deh... Btw, tadi gw lagi beresin apa ya? Kok lupa sih... Oiya, yang tadi belum selesai! Begini - begitu - kurang ini - kurang itu... waaaaaa...! Sibuk! Sibuk! Bingung banget deh...

Yaah, begitulah gambaran hiruk-pikuk yang terjadi hari ini...Tepatnya sejak kemarin, pulang kerja! Bagus feeling so good untuk ngajak si Nunung --anak cleaning service kantor--, lumayan banget ada yang bantuin, kalo engga bener-bener keteteran kan gw! Pindah cangkang, alias pindah rumah... Satu tahapan keluarga yang harus dilalui lagi... 
Ini pindah-pindahan yang ke-3 setelah menikah. Yang pertama dari rumah ortu di PPI-Bekasi ke kontrakan di Pengadegan Selatan... sebenernya awalnya di daerah Perdatam, cuma karena ditawarin ama yang punya rumah untuk pindah ke tempat yang lebih nyaman --dengan harga yang sama-- ya oke sajalah..!! Terus, yang kedua, dari kontrakan di Pengadegan Selatan ke kontrakan di PPI-Bekasi, deket rumah ortu. Ini emang sengaja, ndeketin rumah ortu, karena kendalanya adalah anak yang masih bayi... Kontrakan rumah gw cuma jarak 3 rumah dari rumah ortu, yeee... asyik-asyik! Maaf ya, Nek... Ketitipan cucu setiap hari kerja nih... Hehehe...
Tapi masa-masa itu harus berakhir nih... Sempet ke-omong ama suami, kalo pindah-pindahan rumahnya jangan banyak-banyak, capek! Paling engga 3 kali pindahan aja ya... Yang terakhir udah ga pindah lagi karena udah rumah sendiri... Beuuuh, emang kata-kata adalah 'doa'! Kesampean deh tuh... Thanks God! Jadi, pindahan yang ketiga ini, dari kontrakan di Pekayon-Bekasi ke rumah sendiri yang lokasinya nun jauh di sanaaaaaaaa....!!! Di Cilodong-Sukmajaya, dari Depok Lama ke sono lagi! Haaiyyaaahhh...!

Back to the topic... Capek banget ternyata! Pindahan yang terakhir sebelum ini tahun 2009, tiga tahun yang lalu. Itu juga dicicil jadi beberapa trip. Kayanya ga berasa capeknya deh. Tapi yang kali ini luar biasa deh! Satu kali trip saja... Dengan truk sewa yang mahalnya sampe 700 ribu! Mantab. Yang bikin kecewa, ketika sampe rumah tujuan, ternyata renovasi belum selesai! Oaaalaaahhhh, yungg..!! Padahal dijanjikan 20 Maret sudah tuntas, taunya janji palsu. Dapur belum, kamar mandi belum (padahal cuma masang sedikit tegel aja), kanopi dan pafing block samping belum,  plester+ngaci tembok belakang belum, teras depan dan pagar juga belum! Halooooo, gimaneee neeh...!?? Udah deh, pasrah aja apa adanya... Padahal pembayaran udah lunas! Grrrr... bikin senewen aja.
Pokoknya capek buaanggettt deh... Malem pun jam 9 udah siap tidur nih saking lemesnya seharian upyek! Padahal biasa baru tidur lewat jam 11. Bagaimana pun, "t e r i m a   k a s i h ,  T u h a n"...!


Kamis, 22 Maret 2012

H-1… harus siap, laksanakan!




Dari sekarang…, 18 jam ke depan… barang-barang yang mau dibawa silakan diangkat dan dimasukkan ke truk, yang engga mau dibawa ya ditinggal aja, bisa dihibahkan langsung ke pemulung atau temen-temennya…
Jadi, tinggal semalam lagi tidur di PPI C 6 no. 3… Selanjutnya udah di GMM L 1 no. 1…
Bingung, kalo ditanya sekarang… Mau seneng apa mau sedih dulu ya? Hehehe… Pastinya seneng karena engga bayar kontrakan lagi, lebih mandiri, suasana baru yang diharapkan membawa perubahan-perubahan baik dalam hidup… Tapi, sedih juga karena jauh dari bapak-ibu dan adik-adik, lebih jauh perjalanan PP ke kantor, pasti sewaktu-waktu kangen, terlebih… harus ninggalin Jenna sementara sampai bulan Juni… Huuuaaaa..!!
Intinya, engga tau harus bilang apa, rasanya bagaimana, seneng tapi engga bisa ketawa, sedih tapi engga keluar airmata… Pokoknya, jalanin aja… Tuhan, bimbing aku melalui ini semua…

Selasa, 20 Maret 2012

H - 3


hiyaaaa....
siap fisik, siap mental
hitungan jam aja deh... 3 x 24 jam lagi
mulai sekarang dah siap2 capek yaaa...
beres-beres... semoga lancar
sesuai dengan rencana dan perkiraan

begitu di tempat yang baru,
mulai adaptasi lagi dengan kondisi baru
yang mungkin sama sekali berbeda dengan yang sebelumnya
semoga dalam prosesnya lebih dewasa dan bijaksana
semoga segala niat baik ini didukung juga oleh alam
sehingga semua dimudahkan dan tanpa hambatan berarti

perubahan untuk babak hidup yang baru
menjadi lebih baik dan berkembang
melangkah jauh ke depan, terus maju
mempersiapkan hidup di waktu selanjutnya

ayoooo... ayoooo...!!!
yang semangat!!

**move on higher...!!**



Jumat, 09 Maret 2012

lessons learned from him...


Seperti yang sudah diceritakan sebelumnya, banyak hal-hal pembelajaran tentang hidup dan bekerja dari seorang Ir. M. Eko Rudianto, M.Bus.IT, selama jadi stafnya waktu itu... Mari disimak satu-persatu...

Kalo kerja pake hati!
Jadi, dia ga suka orang yang kerja asal-asalan, yang penting jadi. Engga banget buat dia! Dia mau setiap apa yang kita kerjakan itu bener-bener ditekuni, teliti, cepet tapi bener hasilnya. It's no matter you do what you love to..., but you have to love what you must to do at here!
Lihat estetikanya!
Apalagi nih... Emang kerjaan yang notabene ketik-ketik paper atau makalah kaya orang menggambar atau melukis..? Buat dia IYA! Karena setiap pekerjaan itu ada seninya... That's it! Jadi, ada cara-cara atau trik-trik tertentu yang membuat setiap perkerjaan itu hasilnya lebih cantik, indah dan enak dilihat... Contoh aja kalo kita ketik surat... Nih, bagusnya pake font ini, jarak barisnya segini, marginnya segini, pantes apa engga... Biar orang tertarik bacanya, ga cuma sekedar surat asal jadi. And you know what...!? Dia tipe orang yang berselera tinggi dalam hal ini!
Rapi, bersih!
Pastinya... Dalam hal apapun! Kondisi meja kantor, ruangan, kamar mandi, pekerjaan, macem-macem deh... kudu, harus, engga boleh engga! Yang ada nanti dia bakalan komentar terus... Yang jorok-lah, bau-lah, engga matching-lah, engga enak dilihat-lah, malu-maluin-lah, segudang deh cacian hinaan yang begitu... Sampe bener-bener rapi dan bersih seperti yang dia mau!
Berbagi!
Menurut si bapak, kita ga akan rugi dengan menyisihkan rejeki kita ke orang lain, apalagi ke orang yang kira-kira rejekinya 'dibawah' kita... Jadi perhatiin tuh office boy, satpam, cleaning service di kantor... Beliin makan atau rokok, sekali-sekali aja juga ga papa. Yang penting kita ikhlas. Atau kalo misalnya ada rejeki agak banyak, kasi uang rokok... Yang jadi stressing-nya itu berbagi bukan dengan yang selevel atau diatasnya! Tapi dibawah... Belajar memperhatikan orang lain yang nasibnya tidak seberuntung kita, pekerjaannya lebih berat (secara fisik), tapi upahnya lebih kecil... Dan juga, dia tidak suka dengan orang yang tidak bekerja, yang bisanya cuma minta-minta doang! Jadi, orang yang berusaha, namun nasibnya masi dibawah kita... Let's hunt for this! Ga usah kalee yaaa... Banyak kok disekeliling kita... Asal mau membuka mata hati...
High class ever!
Merk mainded, of course! Itu dia... Dia berani ngeluarin kocek banyak buat barang apa yang dia mau, yang berkelas tinggi, kualitas terbaik, dan orisinil pastinya! Ga bakal nyentuh yang 'kw-kw'an deh... Dia pasti mencibir untuk orang yang make kaya begitu. Mahal sedikit ga masalah, yang penting bukan tiruannya!
Jangan sombong!
Apalagi sama orang yang dibawah kita, jangan sekali-kali sombong ke mereka. Lantaran kita lebih tinggi, terus bisa semena-mena ke yang lain. No way! Hidup berputar seperti roda ya... Kalo suatu saat nanti ternyata yang terjadi sebaliknya kan malu sendiri... That's good damn right! Jadi kalo saya menyapa staf itu hal yang biasa... Tidak ada yang istimewa dari staf itu... Semua saya perlakukan sama seperti itu kok. Tapi alangkah benernya kalo staf yang nyapa bosnya duluan! Huaaahahaha... Kalo ga sempet saya jawab atau disapa balik, paling saya senyum doang! Paling bisa dia...
Sederhana namun terencana!
Makes thing easier, makes a simple way... but you must organized first... best planner! Segala sesuatunya harus dikerjakan sesuai rencana, rapi terkoordinir, sederhana dan praktis tidak berbelit-belit, namun tepat sasaran dan efektif-ekonomis! You should get the best quality for this, perfectly! Engga banyak orang yang bisa ngikutin ritme bos kaya gini... Harus cerdas secara intelektual, emosional, strategi jitu, dan terakhir... dia pasti menilai karakter orang, yang bener-bener berkualitas secara pribadi atau engga. Be smart guys!
Prioritas...
Semua pasti ada prioritasnya, mana yang harus didahulukan atau tidak. Harus pinter memilah-milahnya, menganalisa dan mengambil keputusan... Lebih penting yang mana, resikonya kalo yang itu duluan apa, kalo engga apa... Hmmm... You must got the practice first! Experience it's needed... Jangan takut salah ya, yang penting usaha, dicoba lagi...


Masi ada lagi engga ya... So far, banyak juga kaaann...? Ga salah kalo dia menjadi salah satu orang panutan aku... Memberi referensi mengenai bagaimana cara mewarnai hidup... I like it!


Welcome back, Sir...!



Namanya juga 'gosip'... makin digosok makin sip! Haiyaahhh..!

Udah dari 2-3 hari yang lalu, kasak-kusuk... Awalnya datang dari Pak Rus. Entah apa yang beredar di grup bbm kantor, aku ga tau, karena ga punya antipati ama bb, hehehe... Biasaaa.., pergantian pejabat di kantor. Kali ini rolling eselon 2 alias direktur. Dari gosipan itu berkata kalo Pak Ban digantikan oleh Pak Sapta... Huayolooh! Ribet dah tuh. Eeeh, selang sehari katanya ga jadi, tetep Pak Ban. Lain lagi besokannya, katanya malah Pak Eko... Dasar-dasar, orang kantor pada ribet sendiri... So what gethoo looh kalo direkturnya diganti siapa!? Paling yang pusing mah orang-orang tertentu, yang biasanya punya niat buruk lain, mental bobrok, atau yang biasa punya skenario 'konspirasi' UUD... ujung-ujungnya duid!! Kita sih yang staf, emang niat kerja bener, punya prinsip rejeki ga kemana... cuek-cuek aja tuh... Ga ngaruh banget laah kaya gitu. Apalagi antara direktur ama kita yang staf beda 2 jenjang, masi ada kasubdit dan kasie... Paling juga jarang-jarang ngomong ama direktur... :p  Sebodo teinglaah!

Hari ini emang ada jadwal pelantikan eselon 2 itu, katanya sih abis solat Jumat, tapi ternyata dimajukan jadi sebelum solat Jumat -mulai sekitar jam 10an. Dan ternyata, hahay..., direktur diganti, dari Pak Ban, digantikan oleh Pak Eko! Damn!! Bingung deh sekarang yang ada... mau seneng apa mau sedih ya? Kayanya dua-duanya deh... Yang jelas pasti sedih karena ga bisa dateng ke kantor siang... Sial, sial, sial... Mesti ninggalin Jeanne pagi-pagi... Ga bisa mandiin pagi si Jeanne, nganterin ke sekolah, dll.  Boro-boro mandiin, jangan-jangan besok aku pergi kantor malah si Jeanne belom bangun lagi..! Maafkan mami Jeanne, kayanya kita bakalan jarang-jarang main pagi-pagi sebelum mami berangkat kerja neeh... Huuuhuuuhuuuu.., berat rasanya! Harus merubah kebiasaan lagi...

Btw, seneng juga si bapak yang jadi direktur... Pak Eko ini bos pertama aku kerja di kantor sekarang. Waktu itu tahun 2005, ybs masi menjabat sebagai kasubdit. Orangnya obyektif banget, bener-bener seorang leader laah... Asli jempol buat masalah managerial! Top dah! Udah gitu dia tipe orang yang menghargai orang lain, meskipun bawahannya... humble. Belom lagi termasuk orang yang royal, alias ga takut rugi karena berbagi rejeki dengan orang lain... Apalagi kita yang jadi stafnya, pasti dijamin sejahtera! Artinya dia bukan tipe orang yang serakah... Pokoknya Pak Eko ini tetep masi menduduki peringkat nomor satu sebagai orang yang pernah jadi bos aku! Mantab. Selama kurang lebih 2,5 tahun pertama aku kerja, bosnya dia. Sekarang, selamat datang kembali Paaaakk...!!

Secara pribadi, perjalanan hidup aku, aku bersyukur banget dulu bos pertamanya Pak Eko. Banyak hal yang dapat aku petik ketika itu, baik masalah kita sebagai pribadi, maupun kita dalam dunia kerja. Bener-bener terasa pembelajarannya, menjadi pondasi sampai pada saat ini. (Bisa dibaca di laman selanjutnya...).  Semoga dengan kembalinya menjadi atasan di tempat kerja sekarang, membawa pencerahan serta peningkatan pendapatan kualitas hidup... dalam berbagai hal... Halaghhh, halaaaghhh..!


Rabu, 07 Maret 2012

siap pindah?


semakin dekat dengan tanggal yang direncanakan... udah ga mikir macam-macam lagi deh... pasrah aja! udah niat dan direncanakan begitu, siap-ga siap harus terlaksana... dari bekasi beranjak menjauh, pindah domisili ke depok... huaaaaaa... jauh nian dari biasanya... kali ini aku bener-bener menjauh dari bapak-ibu, alias kakek-neneknya jeanne... 
aku dulu pernah jauh selama 3 tahun di ambarawa, tapi pasti pulang ke rumah karena hanya mengenyam pendidikan smu berasrama... kemudian 4 tahun wajib asrama di stp pasar minggu, tapi ga kerasa jauh karena bisa bolak-balik ke rumah tiap minggu... terus lagi, pernah tinggal kurang lebih 1,5 tahun ama eyang putri di kodam jatiwaringin, nemenin eyang putri yang udah sendiri... ini sampai nikah! kalo sekarang belum nikah, masi ama eyang putri kaleee yaaa!? hehehe... nah, setelah nikah tinggal di pengadegan selatan, kontrak selama 2 tahun... kemudian, 3 tahun yang terakhir ini malah kontrak di dekat rumah 'emak-babe'... cuma jarak 3 rumah doang... senangnyaah!
rasanya sempet kepikiran dan berharap (serta tercetus bilang ke suami pula!), pindah-pindah rumah (kontrak) paling banyak 2 kali aja aaah... selain capek kan ribet juga! nah, pindah yang ke-3nya udah rumah sendiri... kesampean deh tuh!! tapinya tapi itu dia... pindahnya ga tanggung-tanggung nun jauh di sanaaaaaaaah... bbrrrrrr! yaah, nasib. mana jarak ke kantor juga tambah jauh 8-10 km lagi... bakalan tambah capek di jalan setiap harinya nih... terima kasih Tuhan, untuk perjalanan hidup selanjutnya yang akan ku tempuh ini! perjuangan lagi...
iiih..., emang sih, kalo dipikir-pikir sedih juga ya jauh dari bapak-ibu... apalagi jeanne ya!? sehari-harinya ama nenek-kakeknya, sejak jeanne umur 3 bulanan... yah sampe sekarang ini, jeanne mau ke 4 tahun umurnya. pindah ke depok kan bulan ini (maret 2012), sementara jeanne dititipkan dulu ke nenek-kakeknya sampai kira-kira bulan juni/juli... kan jeanne udah play group, paling engga kan diselesaikan per tahun akademik 2012 ini... nanti bulan juli 2012 jeanne baru ikut ke depok... sekolah TK di depok, tepatnya di mardi yuana! ini semua administrasi udah beres looh, tinggal dijalani aja... jadi mau-ga mau ya jeanne bulan juli udah tinggal di depok... ga kebayang nanti prosesnya gimana, perubahan suasana dan harus adaptasi dengan sekitarnya... kasian anak kecil! terpaksa jauh dari biasanya ama neneknya, kakeknya, juga adiknya, si vanya!  Tuhan bimbing kami ya... terutama jeanne yang masih kecil ini, supaya dia bisa menerima keadaannya yang baru... juga bimbing aku ibunya untuk senantiasa sabar menghadapi si kecilku menyesuaikan diri dan tidak memaksanya...

God, help us ya! 


Jumat, 24 Februari 2012

gulana di kantor


ga begitu mestinya perlakuan lo ke gw! ga fair! ga sportif! emang di dunia ini lo yang paling bener... paling pinter dan tau segalanya? dengan tindakan yang lo lakukan itu, malah memperlihatkan kualitas pribadi lo, kematangan emosi dan kecerdasan intelek lo sendiri...!

coba deh, belajar memilah-milah masalah, me-manage emosi lo, ga setiap permasalahan ataupun instruksi yang datang ke lo itu mesti lo langsung laksanain, lo telen mentah2... apalagi dalam kondisi yang mendesak, justru diperlukan analisa yang cepat namun tepat, di sini kecerdasan itu diuji... strategi yang mau ditempuh dan prioritas kepentingannya... hufff!! bodohnya dirimu...

jangan sekali-sekali lo bawa2 kesulitan/masalah lo dengan orang lain ke gw, kalo emang perlu bantuan atau apa ke gw, bilang aja, minta baik2... dan inget, lo harus fleksibel!! karena itu bukan kewajiban gw menyelesaikan masalah lo, tapi hak gw mau bantu lo apa engga... kalo gw bilang iya, gw bantu, ya udah percaya aja! karena gw termasuk orang yang konsekuen dengan kata2 sendiri. ternyata, lo engga percaya gw, tapi lo minta bantuan gw, engga fleksibel lagi... harus buru2, harus diselesaikan dengan cara lo... ini yang gw engga suka!! mending jangan libatkan gw deh! paitnya lagi, karena lo jengkel, lo ga percaya gw dan berprasangka buruk ke gw, lo bilang macem2 ke orang lain tentang gw, sampe2 orang tersebut setuju dengan persepsi lo dan memandang picik ke gw! dasar engga tau diri...!

inget ya, ini bukan baru sekali terjadi... sebelumnya sudah pernah. and, there's no say "sorry" from you to me! it doesn't matter... gw sadar sekali posisi lo, posisi gw... apalagi gw mulai mengenal karakter lo mendalam... gw maklum, gw berusaha sabar-legowo menerimanya... tapi jangan lupa kalo alam berbicara, semesta yang mendukung... pasti seimbang, setimpal.


**kk, hati2 dgn mulut & tindakan lo yg negatif... alam itu adil**

Senin, 07 Juni 2010

WE ALWAYS LOVE YOU.......



"Bu, kenapa menangis....?  Ada apa?  Ngomong dong, aku ga mau berprasangka buruk..."

"Hal yang Ibu khawatirkan terjadi...  Kalau sudah terjadi begini, Ibu bisa apa.  Cuma pasrah..."


Ya Tuhanku, apa yang Kau rencanakan terhadap hidupnya. Kenapa harus seperti ini jalannya? Inikah titik balik kehidupannya, yang akan membuatnya menjadi pribadi yang lebih baik. Beginikah caraMu meruntuhkan dinding egonya, sampai harus 'seperti' menghukum kedua orang tua kami? Apa yang harus kami lakukan kemudian... Tuhan, ingin rasanya waktu berbalik kembali, masa kami kanak-kanak... Hanya keceriaan, canda tawa, walaupun bapak dan ibu marah atau kesal, namun pasti itu hanya sesaat karena kenakalan kami sebagai anak kecil. Seperti tersambar petir mengetahui kenyataan ini, ingin sekali menyangkal semua kebenaran ini. Tak kuasa menahan perihnya hati jatuhlah air mata ini. Semua berkecamuk dalam hati, sedih, marah, khawatir, takut, dan juga perasaan sayang, tidak tega, menyesal.... semua. Siapa yang bisa disalahkan dalam situasi seperti ini...? Akan diberi label apa untuknya... Pelaku kah? Korban kah? Tidak adil rasanya hidup ini...

Ada satu kata dalam hatiku, TAKJUB... untuk dirinya. Sungguh kuat menghadapi getirnya permasalahan yang sedang dihadapi, pintarnya menyimpan semua rahasia ini dalam hati, tanpa keluar sepatah kata pun, tanpa mengeluh sedikit pun. Berat beban masalah yang dipikulnya, esok hari yang entah seperti apa di depan matanya, apakah tidak terbesit sedikit pun olehnya? Tidak tahukah dia betapa khawatir dan takutnya aku kalau kita bertukar posisi..... Stress berat, itu pasti apabila aku adalah dia. Atau mungkin juga karena dia sangat amat tidak peduli dengan apa yang terjadi padanya...??  Ya, memang Tuhan menganugerahkannya sosok yang kuat dan pribadi yang keras, jauh dibandingkan aku sebagai kakaknya. Seperti tidak membutuhkan orang lain saja dia berani menembus belantara kejamnya dunia sendiri, menikmati dunianya sendiri, sampai akhirnya menanggung akibat perbuatannya sendiri. Tidak ingatkah dia dengan kedua orang tua yang melahirkan dan membesarkannya, yang pasti selalu membuka tangan dan hati untuknya..? Tidak ingatkah dia akan saudaranya, kakak dan adiknya, yang pasti akan membantu menopangnya apabila dia terjatuh..? Tidak terpikirkah dia dengan cemooh orang yang mungkin datang untuknya, untuk kedua orang tuanya, untuk saudaranya di kemudian hari..? Siapkah dia dengan semua itu... Hanya Tuhan yang tahu, dan dirinya tentu.

Tuhan, bimbing kami melalui semua ini. Semua adalah rencanaMu terhadap hidup kami. Apa daya kami tanpa sentuhan dan uluran tanganMu...?



 Look at your picture, dear...

Daddy said,
that he will always take care of you,
like Father in Heaven take care His child.





Yes, I had that feeling before....
but I don't wanna believe it,
because we love you, Darling...
We always do.

Minggu, 13 September 2009

Padang Gurun Kehidupan


"Mata hanya senantiasa memandang luasnya gurun, namun hati dapat melihat berakhirnya gurun..."
















Hidup yang gersang,
hidup yang gagal,
hidup yang dilanda duka derita,
hidup yang dilanda rasa kecewa,
hidup yang tidak aman,
hidup yang tersingkirkan,
hidup di dalam penindasan,
hidup di bawah kekerasan.

Hati yang diliputi rasa bahagia di tengah malapetaka,
hati yang tentram di tengah hingar-bingar dunia,
hati yang tertambat pada Tuhan ditengah keraguan hidup,
hati yang tabah menghadapi segala tantangan.

Tuhan.....
hatiku ini sama seperti tanah yang tertinggal gersang
tetapi dari dalam lubuk senantiasa beriak air yang segar
Tuhan.....
rahmat-Mu kuharapkan untuk hatiku yang gersang
aku menghasratkan hidup, hatiku menghasratkan-Mu.


Dipersembahkan untuk kakak ipar dan gadis kecilnya,
semoga kalian senantiasa dikuatkan dan ditabahkan dalam menjalani hidup.
Tuhan memberkati...  (RIP. Lukas Utoro - 4 Agustus 2009)